"ALLAH dulu, ALLAH lagi, ALLAH terus"
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2012

CINTA DALAM 'ILMU NAHWU'

Cinta itu seperti "KALIMAT ISIM"
Cinta itu tidak dibatasi oleh waktu

Cinta itu seperti "MUBTADA KHOBAR"
Andai Adinda Mubtada, maka Kakanda akan menjadi khobarnya
Seorang Kakanda akan selalu ada untuk Adinda

Cinta juga bagaikan "FI’IL & FA'IL"
Dirinya tak ada artinya tanpa kehadiran kekasihnya

Dan Juga bagaikan "JAR MAJRUR"
Kemanapun kekasihnya pergi, Ia kan slalu menemaninya.

Atau bahkan seperti "SYARAT JAWAB"
Bila kekasihnya tidak ada, apalah arti hidupnya???

Sabtu, 25 Februari 2012

Do'a Cinta Pengantin


Ya Allah….
Aku berdoa untuk seorang pria yang menjadi bagian hidupku
Seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk-Mu
Dan mengetahui bagi siapa dan untuk siapa ia hidup,
Sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seorang yang memiliki hati bijak bukan hanya otak yang cerdas,
Seseorang yang tidak hanya memujaku, tetapi dapat juga menasehatiku bila salah,
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku, tetapi karena hatiku,
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi
Seorang pria yang dapat membuatku merasa dihargai sebagai seorang wanita kala berada di sisinya,
Aku tidak meminta seorang pria yang sempurna,
Namun aku meminta seorang pria yang tidak sempura sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu..

Jumat, 03 Februari 2012

Rasulullah Saw.


Berabad-abad sudah berlalu

namun namamu masih melekat di hatiku

tak pernah aku bertemu atau berjumpa denganmu

tak pernah aku melihat langsung dakwahmu

namun sinar cahaya itu mampu menebus jaman dan ruang

menembus perbedaan di antara seluruh umat manusia

cahaya itu tak pernah redup sampai akhir zaman

Rasulullah SAW , begitu agung namamu

bergetar hati ini , menangis , rindu bertemu dengan mu

rindu pada suri tauladan yang kau berikan

rindu pada kesederhanaan dan kepedulianmu

rindu pada kedamaian yang kau ciptakan

Rasulullah SAW , rindu pada kepemimpinanmu

Cinta dan kasih sayang mu tiada tara

Rahmatan Lil Alamin , memang itulah dirimu

Umatmu sekarang banyak yang sudah menjauhi suri tauladanmu

banyak yang sudah berubah dari koridor garis awal

pun saya merasa demikian

Rasulullah SAW , aku rindu padamu

kami rindu padamu

Rasulullah Nabi Muhammad SAW

Aku yakin sinar yang kau bawa tak kan pernah padam

Allahumma Solli Ala Muhammad

semoga shalawat itu akan tetap berdengung

hingga akhir masa nanti

Selasa, 24 Januari 2012

Andai Al-Qur'an Bisa Bicara..??


Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…

Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja? Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu

Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Jumat, 30 Desember 2011

Kuingin Menjadi Seperti Gus Dur


Kuingin menjadi kutu buku seperti Gus Dur
Kuingin menjadi secerdas seperti Gus Dur

Kuingin menjadi pluraris seperti Gus Dur

Kuingin menjadi nasionalis seperti Gus Dur


Kuingin menjadi pemberani seperti Gus Dur

Kuingin menjadi penyabar seperti Gus Dur

Kuingin menjadi sederhana seperti Gus Dur
Kuingin menjadi Pecinta damai seperti Gus Dur


Kuingin menjadi Alim seperti Gus Dur

Kuingin menjadi NU seperti Gus Dur

Kuingin menjadi Humoris seperti Gus Dur
Kuingin menjadi orang Jujur seperti Gus Dur


Kuingin menjadi orang Indonesia seperti Gus Dur
Kuingin menjadi Sebaik-baik apa yang dimiliki Gus Dur


Tapi..


Aku tak ingin menjadi "sekontroversial" Gus Dur

walau kutahu Gus Dur benar
karena aku tak sanggup menahan caci maki
yang akan menimpaku
Karena hanya Gus Dur yang mampu
menerima semua itu

maka...

Aku tak yakin lagi ada yang seperti Gus Dur
selain menjadi salah satu yang kuingin....

kuingin menjadi salah satu yang dimiliki Gus Dur

"jadilah orang jujur"

Sukma Adi Atmaja_
29 Mei 2010